Cari Tahu Tren di Balik Penggunaan “Mata Besar” pada Anime Jepang!

Cari Tahu Tren di Balik Penggunaan “Mata Besar” pada Anime Jepang!

Ada perdebatan kontroversial tentang "Mengapa karakter di manga atau anime Jepang memiliki mata yang besar". Apakah orang Jepang menyukai mata yang besar?

Sebenarnya ini trend dari sudut pandang yang ada di Jepang sendiri. Bukannya orang Jepang sangat menyukai mata yang besar sehingga ingin memiliki mata yang besar atau lebar seperti bule, melainkan mata yang besar adalah teknik yang penting dalam menyampaikan ekspresi dan perasaan suatu karakter kepada pembaca atau penonton. Karena hanya melalui bahasa visual penonton biasanya bisa memahami apa yang dipikirkan karakter tersebut. Biasanya penonton dapat membaca pikiran seorang karakter melalui ekspresi wajah dengan gerakan mata yang unik.

Ada kalimat yang berbunyi “mata berkata lebih dari mulut”, artinya mata berbicara lebih dari sekedar kalimat yang diucapkan melalui mulut. Pemikiran ini juga menjadi salah satu alasan mengapa tren mata besar ini populer di anime dan manga Jepang.

Menggunakan mata besar dapat dianggap sebagai salah satu alat atau teknik penting untuk menambahkan ekspresi yang jelas pada karakter. Osamu Tezuka, salah satu penulis manga Jepang paling berbakat yang terinspirasi oleh kartun Disney, akhirnya menggunakan teknik tersebut untuk menekankan ekspresi karakter yang lebih jelas.

Osamu Tezuka yang mendapat julukan "The Father of Manga," atau "The Godfather of Anime." adalah seseorang yang membuat manga setelah Perang Dunia 2 dan menginspirasi kartun untuk menjadi anime. Karyanya menjadi dasar dari semua manga yang ada. Dia terkenal karena karyanya "Astro Boy" dan "Black Jack", yang berarti tanpa karakter ini tidak akan ada karakter manga atau anime hari ini.

Alasan utama mengapa karakter dalam anime memiliki mata yang besar adalah untuk menunjukkan perasaannya dan tidak harus terlalu banyak menganimasikan posisi atau pose karakter. Metode ini juga lebih murah dan efektif. Pembuatan anime juga lebih cepat karena hanya fokus pada mata dan tidak terlalu fokus pada bagian lain.

Itu juga budaya di Jepang jika Anda ingin mengetahui perasaan seseorang terhadap Anda, Anda harus menatap matanya. Perasaan tidak bisa ditutupi dengan mudah melalui mata. Sehingga orang Jepang terbiasa melihat mata orang dalam membaca perasaan seseorang. Alasan lainnya, mata bulat besar membuat karakter terlihat muda dan polos.

Inilah alasan mengapa biasanya karakter jahat di anime kebanyakan memiliki mata yang lebih kecil. Tidak di semua anime, tapi kebanyakan anime lawas menggunakan teknik ini!

Apakah semua anime memiliki mata yang besar? Jawabannya adalah tidak! Apalagi anime modern memiliki banyak karakter dengan mata kecil, namun matanya masih lebih besar dari mata normal. Jadi sebenarnya, gaya anime pasti akan terus berkembang. Tetapi fitur inti dari anime adalah mata besar, pencahayaan, dan bayangan bentuk sederhana, sederhana dan lain-lain, kemungkinan besar tidak akan berubah.

Postingan Temukan Tren di Balik Penggunaan "Mata Besar" di Anime Jepang! muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.

Baca:  Nasa Terbang ke Mars, Yuk Nonton Film yang Punya Setting Planet Merah!