Hindari 6 Kesalahan Umum Berikut saat Branding Produk!

Hindari 6 Kesalahan Umum Berikut saat Branding Produk!

Branding berguna untuk mempengaruhi calon konsumen agar tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Branding juga membantu memberikan identitas pada perusahaan. Jika dilakukan dengan cara yang benar maka pesan dan tujuan akan tersampaikan. Dalam branding, beberapa kesalahan bisa terjadi. Sebelum itu, sebaiknya hindari hal-hal berikut ini.

Menggunakan desain logo yang terlalu biasa

Satu hal yang tidak boleh terlewatkan saat melakukan branding adalah memilih desain logo yang terlalu biasa. Meski terkesan sepele, namun desain logo sangat berpengaruh pada penilaian audiens. Nama dan logo yang baik akan mendeskripsikan dan mengkomunikasikan produk atau jasa yang dimiliki oleh seorang pengusaha kepada calon konsumen. Merek yang kuat dapat dibangun dengan visual yang menarik. Tidak perlu memilih desain yang ribet, yang terpenting desain logo yang Anda gunakan bisa melekat di benak konsumen.

Menentukan Merek

Riset juga menjadi langkah penting yang harus dilakukan, terutama dalam menentukan merek suatu produk. Pilih nama merek yang sederhana, lugas, dan juga kurang spesifik. Nama yang lugas akan memudahkan calon pelanggan untuk mengingatnya. Selain itu, nama yang tidak terlalu spesifik akan membantu Anda jika ingin mengembangkan bisnis di bidang lain. Jika ini terjadi, Anda tidak perlu repot mengganti nama dan memulai proses branding dari awal.

Tidak Memahami Target Pasar

Membangun bisnis tidak hanya membutuhkan ide dan modal, tetapi juga target pasar yang akan dibidik. Pasalnya, pasar sangat berpengaruh terhadap hasil penjualan. Jika Anda belum memutuskan, lakukan riset tentang target pasar atau calon pelanggan Anda terlebih dahulu. Setelah data berhasil dikumpulkan, maka akan memudahkan Anda untuk melihat apa saja kebutuhan konsumen. Saat sudah mengetahui masalahnya, Anda bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menciptakan produk yang bisa dijadikan solusi.

Mengabaikan Pesaing dan Risiko

Baca:  Kenalan Yuk dengan Animator Indonesia yang Sukses di Hollywood!

Tentunya dunia bisnis sangat erat kaitannya dengan pesaing. Tetapi jangan menilai bahwa pesaing adalah musuh sepenuhnya. Bahkan, celah-celah dari pesaing bisa Anda manfaatkan agar bisnis Anda bisa berkembang lebih baik. Anda juga bisa mengantisipasi risiko dan tidak mengabaikannya. Dari risikonya Anda bisa belajar memecahkan masalah dan menentukan solusi apa yang cocok untuk diterapkan. Semakin sering Anda menghadapi risiko dan masalah yang ada, semakin besar kemungkinan bisnis Anda akan sukses.

Media sosial adalah media promosi. Namun, kesalahan juga sering terjadi pada para pebisnis. Menyajikan konten secara rutin memang tidak salah, namun jika berlebihan justru akan mengganggu pengguna dan konsumen yang mengikuti halaman media sosial bisnis Anda. Anda harus menghindari kesalahan semacam ini. Gunakan media sosial dengan tepat.

Penggunaan Media Sosial yang Berlebihan

Agar kegiatan promosi lebih efektif, Anda dapat memilih untuk mengupload konten selama jam efektif. Misalnya, unggah konten pada pukul 8 hingga 9 pagi. Kemudian lakukan secara rutin dan voting pada jam 12-1 siang. Saat-saat ini menjadi jam sibuk bagi banyak orang untuk membuka akun media sosialnya. Selain itu, manfaatkan juga jam tayang utama seperti jam 6 sore sampai 8 malam.

Tidak Melakukan Branding Offline

Jangan hanya fokus pada promosi digital, kamu juga harus fokus ke offline branding. Promosi konvensional seperti brosur, flyer, poster, dan lain-lain masih dinilai efektif. Agar kegiatan promosi lebih efisien, pilihlah media pemasaran yang sesuai dan mencukupi kebutuhan bisnis Anda. Jangan lupa, buat desain yang menarik menggunakan kalimat yang efektif. Branding offline bisa berjalan maksimal.

Postingan Hindari 6 Kesalahan Umum Berikut Saat Branding Produk! muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.