Mengenal Interaction Design, Komponen User Experience yang Penting

Mengenal Interaction Design, Komponen User Experience yang Penting

Apakah kalian tahu tentang Desain Interaksi? Ini adalah komponen UX yang penting!

Desain interaksi sendiri adalah salah satu elemen terpenting di UX (Pengalaman pengguna). Sayangnya, masih banyak yang menganggap kedua hal di atas adalah hal yang sama padahal sebenarnya tidak. Karena desain interaksi lebih berfokus pada pengalaman interaktif pengguna saat berinteraksi dengan produk. Sementara pengalaman pengguna mencakup hal yang lebih besar, yaitu bagaimana membentuk pengalaman pengguna saat menggunakan produk.

Oleh karena itu, proses sebenarnya untuk membentuk pengalaman pengguna melalui tahapan desain interaksi, penelitian UX hingga tahap pengujian. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat apa itu definisi desain interaksi.

Umumnya desain interaksi adalah interaksi antara pengguna dan produk yang tujuannya adalah untuk menciptakan produk yang diinginkan pengguna dengan cara terbaik. Dalam membuat desain interaksi yang baik, sebenarnya membutuhkan banyak elemen seperti suara, gerak, estetika dan lain-lain. Mengutamakan cara berpikir dan bertindak pelanggan, diikuti dengan kebiasaan pelanggan.

Lalu ada yang namanya 5 dimensi desain interaksi yang merupakan model untuk memahami apa yang harus dilakukan untuk membuat desain interaktif. Apa sajakah dari mereka?

  • Kata-kata

Jika Anda membuat desain interaksi, Anda harus bisa membuat kata atau kalimat yang mudah dipahami pengguna. Meski dengan kata sederhana, pesan dapat diterima dan dipahami dengan jelas oleh pelanggan. Tidak disarankan untuk memuat terlalu banyak informasi karena akan menimbulkan kebingungan.

  • Representasi Visual

Hal tersebut menyangkut beberapa elemen visual seperti grafik, gambar, tipografi hingga ikon yang dapat berinteraksi dengan pengguna. Elemen visual ini biasanya dilengkapi dengan kata-kata yang menggambarkannya untuk memudahkan penyampaian informasi atau pesan yang tepat kepada pelanggan.

  • Tingkah laku
Baca:  Rekomendasi 10 Influencer Muda Indonesia yang Bakal Bikin Brand Meroket

Ini adalah perilaku yang terjadi pada setiap elemen saat input pengguna terjadi. Semacam aksi dan reaksi, bagaimana respon diperoleh selama interaksi. Contoh mudahnya adalah ketika Anda mengklik ikon kategori, pelanggan akan dibawa ke kategori produk atau ketika Anda mengklik beli, muncul respon "item sudah ada di keranjang".

  • Benda Fisik atau Luar Angkasa

Sebelum membuat desain interaksi, kita harus memahami perangkat apa yang akan digunakan pelanggan. Dengan begitu kami dapat menyesuaikan desain interaksi sesuai dengan perangkat yang ada sehingga pelanggan dapat berinteraksi dengan produk tersebut.

  • Waktu

Ketika berbicara tentang waktu, ini berkaitan dengan suara dan gerakan. Dimana itu merupakan elemen penting dalam desain interaksi. Agar pengguna dapat menghabiskan banyak waktu untuk berinteraksi dengan produk, harus ada pemicu atau sesuatu yang membuat mereka bertahan lebih lama. Lamanya waktu yang dihabiskan pelanggan untuk berinteraksi dengan produk membuat kami lebih mudah memahami pengalaman apa yang mereka dapatkan, apakah itu karena mereka tertarik dengan produk atau kesulitan berinteraksi dengan produk tersebut.

Selain 5 dimensi tersebut, ada yang namanya prinsip desain interaksi. Dimana desain harus memiliki tujuan agar customer bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Kemudian miliki kegunaan bagus alias mudah digunakan oleh pengguna, dan ini merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam merancang desain interaksi.

Selain itu, prinsip desain interaksi adalah mendapatkan respon emosional yang positif dari pelanggan, yang dapat diambil dari situ. Baik keseluruhan desain, warna, font, ikon, hingga animasi.

Postingan Mengenal Desain Interaksi, Komponen Pengalaman Pengguna yang Penting muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.