Penasaran Apa Sih Content Design Itu? Cari Tahu Yuk!

Penasaran Apa Sih Content Design Itu? Cari Tahu Yuk!

Anda mungkin tahu tentang pemasaran konten dan SEO copywriting, namun tahukah Anda tentang desain konten? Jika belum, yuk kita cari tahu apa sebenarnya desain konten itu!

Melaporkan dari yoast.com, satu dari desain konten di London, Sarah Richards pernah berkata: "Desain konten artinya menjawab kebutuhan pengguna dengan cara yang paling memungkinkan bagi pengguna tersebut untuk mengkonsumsinya ”, yang artinya di sini adalah desain konten dapat membantu pengguna mendapatkan konten saat mereka menginginkannya dalam bahasa dan format yang mereka inginkan.

Desain konten bukan hanya teknik untuk membantu Anda membuat konten yang lebih baik, tetapi lebih merupakan cara baru dalam membuat konten. Bagian desain konten UX, menulis, dan aksesibilitas. Dimana ini akan membantu Anda membuat konten berdasarkan apa yang diinginkan pengguna. Dalam hal ini tidak harus teks, bisa apa saja. Intinya adalah menemukan solusi untuk apa yang diinginkan pengguna. Desain konten membantu Anda keluar dari pemikiran lama.

Menjadi sebuah desain konten berarti kamu akan memilikinya desain konten pola pikir dimana pola pikir ini akan membantu Anda menghasilkan konten yang berharga di mata pengguna. Anda tidak boleh membuat sesuatu yang tidak perlu, pikirkan baik-baik ketika Anda ingin membuat sesuatu. Apa itu perlu? Desain konten akan membantu Anda memberikan gambaran yang jelas tentang suatu masalah, daripada langsung mencari solusi.

Jadi pada dasarnya desain konten adalah sebuah proses. Proses untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan pengguna. Desain konten memaksa Anda untuk memikirkan kembali bagaimana Anda melakukan sesuatu. Lalu bagaimana proses menggunakan pola pikir tersebut desain konten? Simak jawabannya di bawah ini.

Riset: fase penemuan

Mulailah dengan hal yang paling penting yaitu penemuan. Fase penemuan berarti melakukan penelitian tentang masalah yang Anda coba selesaikan, sasaran atau pengguna sasaran, dan bagaimana keduanya berhubungan satu sama lain. Ini adalah langkah bagi Anda untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Langkah-langkah penelitian: pertama cari tahu siapa audiens Anda, apa yang mereka butuhkan dan inginkan, bahasa apa yang mereka gunakan, saluran apa yang mereka gunakan, apa yang diinginkan organisasi Anda, apa yang benar-benar dibutuhkan organisasi Anda, bagaimana dan apa yang harus diprioritaskan, dan apa yang harus Anda lakukan. berkomunikasi (kapan dan di mana).

Buat Konten

Baca:  Kenalan Yuk dengan Animator Indonesia yang Sukses di Hollywood!

Setelah melakukan langkah tersebut, dan Anda memahami segala sesuatu tentang apa yang dibutuhkan dan diinginkan audiens Anda, maka Anda siap merancang konten. Kamu dapat memakai cerita pekerjaan atau cerita pengguna sebagai masukan untuk mencari jalan keluar.

Dalam kebanyakan kasus, Anda biasanya akan menulis postingan yang nantinya akan diposting, Salinan UX atau bagian dari konten yang dijelaskan. Menulis dan menyusun konten adalah bagian penting dari desain konten. Semua ini dilakukan untuk membuatnya semudah mungkin bagi pengguna untuk memahaminya.

Bahasa dan Umpan Balik yang Mudah

Gunakan bahasa yang mudah dipahami pengguna dan buat konten yang dapat diakses. Setelah itu jangan lupa tanya umpan balik. Ini sangat penting untuk mengetahui apakah konten yang Anda buat sesuai dengan kebutuhan.

Meningkatkan

Setelah menerbitkan konten dan mendapatkan umpan balik, Anda akan terus melacak bagaimana konten bekerja apakah perlu penyesuaian atau tidak. Untuk selalu menjadi yang pertama berarti Anda harus menerima umpan balik diberikan untuk dapat membuat konten lebih baik, lebih mudah dibaca dan lebih mudah dinikmati.

Posting Penasaran Apa Itu Desain Konten? Temukan! muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.